Menu

Mode Gelap

Sejarah · 22 Okt 2023 04:44 WIB ·

Mengenal Halim Perdanakusuma, Sosok Prajurit Kelahiran Madura yang Namanya Diabadikan Jadi Nama Bandara


Mengenal Halim Perdanakusuma, Sosok Prajurit Kelahiran Madura yang Namanya Diabadikan Jadi Nama Bandara Perbesar

Halim Perdanakusuma merupakan salah satu prajurit TNI yang sangat berjasa bagi bangsa Indonesia.

Beliau dikenal sebagai seorang pilot yang berani dan cakap serta telah mengabdi di berbagai angkatan udara di dunia.

Halim berpangkat Perwira tinggi dan gugur ketika berjuang untuk menjaga kedaulatan bangsa Indonesia. Namanya pun kini dijadikan sebagai pahlawan nasional dan diabadikan sebagai nama bandara. Berikut kisahnya.

Mengenal Sosok Halim Perdanakusuma

Halim Perdanakusuma seorang jenderal bintang satu kelahiran Sampang, Madura pada 18 November 1922. beliau berasal dari keluarga sederhana yang memiliki cita-cita tinggi untuk menjadi seorang pilot.

Pendidikan Halim Perdana Kusuma

Diketahui, Halim perdanakusuma menempuh pendidikan di Opleidingsschool voor Inlandsche Ambtenaren di Magelang dan Akademi Angkatan Laut di Surabaya.

Sejak masih muda, Halim Perdanakusuma telah menunjukkan bakat dan minatnya dalam dunia penerbangan. Saat itu beliau memulai karirnya dengan bergabung di Dinas Penerbangan Angkatan Laut Belanda serta menjadi salah satu pilot pribumi pertama di Hindia Belanda.

Beliau juga pernah bertugas di Royal Canadian Air Force dan Royal Air Force sebagai navigator dengan pangkat Wing Commander. Bahkan, Halim juga pernah terlibat langsung dalam berbagai misi pengeboman di Eropa selama Perang Dunia II.

Setelah berakhirnya perang, Halim Perdanakusuma kembali ke indonesia yang saat itu baru merdeka. Ia memutuskan untuk bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat di Jawatan Penerbangan dan menjadi salah satu pendiri Angkatan Udara Republik Indonesia.

Beliau menjadi instruktur dan komandan pilot muda Indonesia. Beliau berperan aktif dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari agresi Belanda.

Salah satu tugas yang diemban oleh Halim Perdanakusuma adalah mengangkut senjata dan perlengkapan dari luar negeri untuk memperkuat pasukan Indonesia. Beliau sering terbang ke Thailand, Singapura, dan Filipina untuk membeli senjata secara diam-diam.

Halim sering menjemput senjata dari India dan Pakistan yang disumbangkan oleh negara-negara Asia dengan menggunakan pesawat Avro Anson RI-003 yang telah dimodifikasi agar dapat mengangkut senjata-senjata tersebut.

Namun, pada tanggal 14 Desember 1947 nasib tragis menimpa Halim Perdanakusuma Ketika beliau sedang dalam perjalanan pulang dari Thailand bersama Marsma Iswahyudi, pesawatnya jatuh di Lumut, Perak, Malaysia karena cuaca buruk.

Kedua penerbang tersebut gugur dalam tugas dan menjadi korban jiwa pertama dalam sejarah Angkatan Udara Republik Indonesia. Bangkai pesawat dan jenazah mereka baru ditemukan beberapa hari kemudian.

Sejak meninggal, Halim Perdanakusuma masuk sebagai salah satu pahlawan nasional Indonesia dan di anugerahi Bintang Mahaputera Pratama dan gelar Marsekal Madya TNI anumerta.

Beliau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan upacara militer dan namanya di abadikan sebagai nama Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta.

Perlu diketahui, Bandara Perdanakusuma sebelumnya bernama lapangan terbang Kemayoran yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1928.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mengenal Batik Madura: Sejarah, Ciri Khas, dan Motif

15 Oktober 2023 - 01:21 WIB

Filosofi dan Jenis Batik Tulis Madura

6 Oktober 2023 - 03:25 WIB

Periode Kedatangan dan Perkembangan Penduduk Asli Madura

6 Oktober 2023 - 03:15 WIB

Trending di Madura