Menu

Mode Gelap

Madura · 6 Okt 2023 03:15 WIB ·

Periode Kedatangan dan Perkembangan Penduduk Asli Madura


Periode Kedatangan dan Perkembangan Penduduk Asli Madura Perbesar

MADURA1.COMPulau Madura terletak di bagian timur Jawa Timur. Madura memiliki luas sekitar 5.168 km2 dan penduduk sekitar 4 juta jiwa. Pulau Madura terkenal dengan budaya dan kesenian yang khas, seperti karapan sapi, keris, batik, dan musik saronen.

Kedatangan dan Perkembangan Penduduk Asli Madura

Menurut buku The History Of Madura karya Samsul Ma’arif, penduduk asli Madura berasal dari bangsa berkebudayaan neolitik (zaman batu baru yang penduduknya mampu bercocok tanam), yang datang dari utara sekitar 4.000 tahun yang lalu atau 2.000 tahun sebelum Masehi.

Mereka datang ke Madura karena terdesak oleh perkembangan kerajaan-kerajaan Cina yang meluaskan pengaruhnya ke arah selatan.

Bangsa-bangsa neolitik ini kemudian dikenal sebagai Proto Melayu, yang juga menyebar ke berbagai pulau di Nusantara, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.

Di Madura, mereka menetap dan menjadi nenek moyang bangsa Madura. Beberapa contoh bangsa Proto Melayu yang ada di Madura adalah bangsa Piah, Campa, dan Jai di Kocincina.

Bangsa Proto Melayu memiliki ciri-ciri fisik yang berbeda dengan bangsa-bangsa lainnya di Nusantara.

Mereka memiliki tengkorak yang celah matanya lebar mendatar dengan tulang pipi lebih menonjol. Raut muka mereka tidak begitu halus dan warna kulitnya lebih gelap.

Bahasa mereka juga memiliki konsonan rangkap seperti bassa, cacca, daddi, kerrong, dan pennai.

Selama ratusan tahun di Madura, bangsa Proto Melayu berkembang biak dan bermukim di seluruh penjuru pulau. Mereka juga menghuni pulau-pulau kecil di sekitar Madura, seperti Sepudi, Kangean, Mandangil, Masalembu, dan Bawean (Gresik saat ini).

Mereka hidup dalam kelompok-kelompok yang besarnya ditentukan oleh kesuburan tanah atau daya dukung ekologi setempat.

Bangsa Proto Melayu kemudian membentuk kerajaan-kerajaan kecil yang saling berhubungan melalui bahasa dan budaya.

Beberapa kerajaan yang pernah ada di Madura adalah Kerajaan Arosbaya (abad ke-10), Kerajaan Sumenep (abad ke-11), Kerajaan Bangkalan (abad ke-12), Kerajaan Sampang (abad ke-13), dan Kerajaan Pamekasan (abad ke-14).

Penamaan Madura di berikan oleh orang Jawa untuk menggambarkan sifat orang Madura yang kuat dan pantang menyerah, madura berasal dari kata mandra atau mandiri yang berarti mandiri atau tidak bergantung pada orang lain.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Desa Mandala Rubaru Swadaya Membangun Jalan Aspal sepanjang 385 meter dengan lebar 3 meter

22 Oktober 2023 - 20:47 WIB

Mengenal Halim Perdanakusuma, Sosok Prajurit Kelahiran Madura yang Namanya Diabadikan Jadi Nama Bandara

22 Oktober 2023 - 04:44 WIB

Mengenal Batik Madura: Sejarah, Ciri Khas, dan Motif

15 Oktober 2023 - 01:21 WIB

Sampang Menjadi Terbaik ke 2 di Jatim dalam Penurunan Stunting

14 Oktober 2023 - 23:53 WIB

10 Makanan Khas Madura yang Wajib Dicoba!

14 Oktober 2023 - 15:48 WIB

Festival Musik Tong-tong se-Madura 2023 di Sumenep Nanti Malam

14 Oktober 2023 - 13:44 WIB

Trending di Madura